Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari di Kecamatan Jatiasih.

Tri Adhianto Resmikan Islamic Center Jatisari Bekasi

Bekasi Jabodetabek Pemerintahan

Pemerintah Kota Bekasi memperkuat pembinaan umat melalui peresmian Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial.

menit.online, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih pada, Sabtu (4/7/2026).

Peresmian tersebut menandai penguatan peran lembaga keagamaan di Kota Bekasi. Selain itu, gedung baru itu mendukung pembinaan umat dan pendidikan Islam.

Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH. Saifuddin Siroj menghadiri kegiatan tersebut. Kabag Kesra Agus Harpa Senjaya, Camat Jatiasih, tokoh agama, dan warga juga ikut hadir.

Masyarakat menyambut peresmian dengan antusias. Kehadiran Islamic Center menjadi harapan baru bagi pembinaan generasi muda.

Tri Adhianto mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, kolaborasi itu mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat.

Wali Kota menegaskan bahwa Islamic Center tidak hanya menjadi bangunan fisik. Gedung itu juga menjadi pusat pembinaan akhlak dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Selain menjadi tempat ibadah, Islamic Center akan menampung berbagai kegiatan masyarakat. Kajian Islam, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan sosial akan berlangsung di sana.

Tri Adhianto berharap seluruh warga memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal. Pemerintah ingin gedung itu menjadi ruang belajar sekaligus mempererat silaturahmi.

Dalam sambutannya, Tri menegaskan pentingnya pembinaan umat melalui pendidikan. Ia juga mendorong lahirnya generasi yang berilmu dan berakhlak.

“Saya berharap Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari menjadi pusat pembinaan umat yang aktif dan terbuka bagi seluruh masyarakat. Gedung ini harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, memiliki ilmu pengetahuan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Tri Adhianto.

Pernyataan tersebut menegaskan arah pembangunan Kota Bekasi. Pemerintah menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama.

Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Selanjutnya, Tri Adhianto menegaskan komitmen pemerintah mendukung pembangunan sarana keagamaan. Pemerintah terus memperkuat fasilitas yang menunjang pembinaan umat.

Menurutnya, pembangunan kota harus berjalan seimbang. Infrastruktur fisik dan pembangunan karakter harus saling melengkapi.

Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi terus bersinergi dengan para ulama. Kolaborasi tersebut menjaga kehidupan masyarakat tetap damai dan harmonis.

Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga fungsi Islamic Center. Partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan pembinaan umat.

“Kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh megahnya pembangunan, tetapi juga oleh kuatnya nilai keimanan dan kebersamaan masyarakatnya. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi akan terus bersinergi dengan para ulama dan tokoh agama dalam membangun kehidupan yang damai, rukun, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH. Saifuddin Siroj menyampaikan apresiasi atas pembangunan gedung tersebut. Ia berharap Islamic Center memperkuat syiar Islam di Jatiasih.

Selain menjadi pusat dakwah, gedung itu diharapkan melahirkan kegiatan keagamaan yang produktif. Pembinaan umat juga diharapkan semakin terarah.

Warga menyambut kehadiran Islamic Center dengan penuh semangat. Mereka berharap gedung tersebut menjadi pusat kebersamaan masyarakat.

Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama. Langkah itu mendukung terciptanya masyarakat yang religius dan berkarakter.

Melalui peresmian Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari, Pemerintah Kota Bekasi memperkuat pembangunan spiritual masyarakat. Upaya tersebut melengkapi pembangunan fisik yang terus berlangsung.

Ke depan, Islamic Center diharapkan menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan pelayanan sosial. Kehadirannya sekaligus memperkuat visi Kota Bekasi yang maju, religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.

(Adv/Diskominfostandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *