Pemkot Bekasi mengapresiasi aksi GUNTING membagikan bibit pohon sebagai dukungan terhadap program penanaman tiga juta pohon dan pelestarian lingkungan.
menit.online, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi gerakan pembagian bibit pohon yang digelar organisasi GUNTING di Hutan Kota Bekasi pada, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, aksi tersebut mendorong masyarakat memperluas ruang terbuka hijau.
Organisasi GUNTING membagikan bibit pohon kepada warga. Selanjutnya, peserta membawa bibit untuk ditanam di rumah dan fasilitas umum.
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup mendukung penuh kegiatan tersebut. Dukungan itu sejalan dengan program penghijauan daerah.
Tri Adhianto menilai kolaborasi pemerintah dan komunitas menjadi kekuatan utama. Karena itu, setiap gerakan lingkungan perlu mendapat dukungan bersama.
Menurutnya, pohon memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat. Pohon menghasilkan udara bersih sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Selain menyerap karbon, pepohonan juga menurunkan suhu kawasan perkotaan. Oleh sebab itu, penghijauan menjadi kebutuhan jangka panjang.
Pemerintah Kota Bekasi terus mengajak masyarakat menanam pohon. Dengan demikian, kualitas lingkungan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengapresiasi kepedulian organisasi GUNTING. Ia berharap gerakan tersebut menginspirasi komunitas lainnya.
“Kegiatan yang dilakukan organisasi GUNTING sangat positif dan patut diapresiasi. Menanam pohon berarti menanam harapan untuk lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi generasi mendatang,” ujar Tri.
Pernyataan tersebut mempertegas pentingnya aksi nyata menjaga lingkungan. Bahkan, setiap bibit yang ditanam memberi manfaat bagi generasi berikutnya.
Sementara itu, peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka juga memperoleh edukasi mengenai teknik menanam pohon.
Kolaborasi Warga Dukung Target Tiga Juta Pohon
Selanjutnya, Tri Adhianto menjelaskan target penanaman tiga juta pohon. Program itu menjadi prioritas Pemerintah Kota Bekasi.
Pemerintah terus melibatkan komunitas, sekolah, dan dunia usaha. Selain itu, berbagai organisasi masyarakat ikut memperluas gerakan penghijauan.
Gerakan GUNTING menjadi contoh kolaborasi yang efektif. Karena itu, pemerintah berharap kegiatan serupa hadir di seluruh wilayah Bekasi.
Tri menegaskan bahwa penghijauan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan bersama, target besar sulit tercapai.
“Pemerintah menargetkan penanaman tiga juta pohon, dan gerakan seperti yang dilakukan GUNTING sangat selaras dengan tujuan tersebut. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat Kota Bekasi,” tambahnya.
Selain membagikan bibit, panitia memberikan edukasi tentang perawatan tanaman. Dengan begitu, pohon dapat tumbuh sehat hingga dewasa.
Anak-anak, pemuda, dan keluarga mengikuti kegiatan tersebut bersama-sama. Kebersamaan itu memperkuat budaya peduli lingkungan sejak dini.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi terus memperluas kawasan hijau. Langkah tersebut mendukung pengendalian polusi udara dan perubahan iklim.
Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup akan memperkuat pendampingan kepada masyarakat. Pendampingan itu membantu meningkatkan keberhasilan penanaman.
Tidak hanya itu, pemerintah juga mendorong penghijauan di sekolah dan permukiman. Oleh karena itu, manfaat lingkungan dapat dirasakan lebih luas.
Akhirnya, kolaborasi pemerintah, komunitas, dan warga menjadi fondasi utama penghijauan. Sinergi tersebut mempercepat terwujudnya Kota Bekasi yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.ng.
(Adv/Diskominfostandi)
