Jelang Pilkada Kota Bekasi, Komisi 1 Dorong Pemkot Bekasi Sukseskan Digital ID

Bekasi Parlementaria

menit.online, KOTA BEKASI – Jelang perhelatan Pilkada 2024, Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan, Faisal SE mendorong Kota Bekasi didorong untuk menjadi daerah yang lebih awal mendukung kesuksesan program digital identitas (Digital Id) yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Faisal yang saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi berharap, program yang menjadi pengembangan dari

sistem informasi data kependudukan KTP el ini didukung dan disukseskan di Kota Bekasi, dengan langkah awal jajaran pemerintah baik eksekutif dan legislatif bisa berinisiatif untuk membuat digital Id tersebut.

“Digital id ini programnya Kemendagri untuk kedepannya nanti E-KTP tidak lagi berwujud fisik, tapi tersimpan di dalam handphone kita masing-masing. Dan saat ini programnya itu masih tahap ujicoba, sehingga saya berharap seluruh jajaran eksekutif dan legislatif dapat menjadi yang mengawali kesuksesan untuk program tersebut di Kota Bekasi, yaitu untuk berinisiatif sebagai role model atau contoh di tengah-tengah masyarakat yang buat digital id,” kata politisi partai Golkar pada, Jumat (28/06/24).

Adapun dalam kaitan untuk menyukseskan program tersebut, diakui Faisal, pihaknya pun telah menyambangi kantor Disdukcapil guna mendapatkan informasi lebih jauh berkaitan terhadap program itu, sekaligus juga inisiatif untuk membuatnya. Selain itu, menanyakan tindaklanjut jajaran disdukcapil dalam rangka menyukseskan program tersebut.

“Jadi, kedepannya itu sesuai keterangan dari Disdukcapil Kota Bekasi, adalah mereka akan membuat konsep bagaimana seluruh jajaran eksekutif dan legislatif itu bisa menjadi role model di tengah masyarakat sambil tunggu persiapan yang lebih matang di kemendagri, karena memang saat ini statusnya masih uji coba,” jelas politisi Golkar ini.

Dia mengungkapkan, bahwa program yang digagas kemendagri ini dinilai sangat inovatif dan diharapkan bisa segera disempurnakan, sehingga bisa resmi dilauncing. Adapun dari waktu yang bersamaan juga di Kota Bekasi melalui seluruh jajaran yang ada di eksekutif dan legislatif bisa secara aktif sebagai yang terdepan dalam menyukseskan program ini dengan caranya masing-masing.

“Yang utama sih berinisiatif membuat digital id tersebut, setelah itu secara masif lakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakatnya sebagai bentuk dukungan dan keikutsertaan menyukseskan program ini. Dan harapannya, saya ingin Kota Bekasi bisa jadi daerah yang paling awal untuk seluruh masyarakatnya itu bisa membuat digital id, walaupun dalam hal ini pemanfaatannya belum dirasakan, karena masih diperlukan persiapan infrastruktur dan hal lainnya sebagai penyempurnaan program tersebut,” ungkapnya.

“Intinya, program ini bagian untuk mengikuti perkembangan teknologi yang masuk dalam era digitalisasi, karena apa-apa sekarang kita cuma butuh handphone, seperti bertransaksi bank, belanja, serta berbagai hal lain. Untuk itu kita sedang bertranformasi ke situ, dan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat di dalam transaksi publik atau privat,” pungkas Faisal. (Adv/Setwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *