Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Bekasi.

Tri Adhianto Buka Job Fair Bekasi 2026

Bekasi Jabodetabek Pemerintahan

Disnaker Kota Bekasi menghadirkan 3.500 lowongan dari 50 perusahaan serta membuka peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas.

menit.online, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuka Job Fair Kota Bekasi 2026 yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) di Mega Bekasi pada, Senin (6/7/2026).

Kegiatan berlangsung selama dua hari. Selain itu, sebanyak 50 perusahaan menyediakan sekitar 3.500 lowongan kerja bagi masyarakat.

Para pencari kerja menunjukkan antusiasme yang tinggi sejak pendaftaran dibuka. Bahkan, sebanyak 7.000 pelamar mendaftarkan diri melalui sistem daring Disnaker Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi terus memperluas akses kerja melalui kegiatan tersebut. Oleh karena itu, Disnaker menggaet beberapa perusahaan dari berbagai sektor industri.

Perusahaan peserta berasal dari sektor manufaktur, jasa, perdagangan, hingga layanan. Dengan demikian, pencari kerja memperoleh lebih banyak pilihan.

Tri Adhianto mengapresiasi pelaksanaan Job Fair tahun ini. Menurutnya, sistem digital membuat proses rekrutmen lebih tertib dan efisien.

Pemerintah menerapkan sistem pendaftaran daring secara menyeluruh. Selanjutnya, perusahaan cukup memindai barcode untuk melihat dokumen pelamar.

Cara tersebut mengurangi penggunaan berkas cetak. Selain praktis, sistem digital juga mempercepat proses seleksi.

Dalam sambutannya, Tri menilai inovasi digital meningkatkan kualitas pelayanan ketenagakerjaan. Ia berharap sistem tersebut terus dikembangkan.

“Pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih rapi. Para pencari kerja tidak lagi membawa berkas CV dalam bentuk hardcopy, tetapi cukup mendaftar secara online. Di lokasi, perusahaan tinggal menyediakan barcode untuk mengakses seluruh persyaratan dan dokumen pelamar,” ujar Tri Adhianto.

Pemerintah Kota Bekasi juga memperkuat pelayanan yang inklusif. Bahkan, penyandang disabilitas memperoleh kesempatan kerja khusus.

Pemkot Bekasi Perluas Peluang Kerja Inklusif

Disnaker Kota Bekasi menyediakan sekitar 300 lowongan bagi penyandang disabilitas. Langkah tersebut mendukung pemerataan kesempatan kerja.

Tri Adhianto menegaskan bahwa seluruh warga berhak memperoleh pekerjaan. Karena itu, pemerintah terus mendorong perusahaan membuka kesempatan yang setara.

“Kami bersyukur tahun ini sudah tersedia sekitar 300 peluang kerja bagi teman teman istimewa. Ke depan tentu akan terus kami fasilitasi, termasuk melalui pelatihan agar semakin banyak perusahaan memenuhi ketentuan penyediaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Selain membuka lowongan kerja, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan pelatihan. Program tersebut meningkatkan kompetensi para pencari kerja.

Tri juga membahas rencana penambahan Job Fair pada akhir tahun. Rencana itu menyesuaikan kebutuhan lulusan SMA dan SMK.

“Kalau memungkinkan, kami ingin menambah pelaksanaan Job Fair di akhir tahun, sekitar November atau Desember, agar waktunya sesuai dengan kebutuhan para lulusan baru memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan program pemagangan. Program itu ditargetkan mulai berjalan pada tahun depan.

Pemerintah akan menggandeng perusahaan di Kota Bekasi. Kolaborasi tersebut memberi pengalaman kerja sebelum rekrutmen tetap.

“Program pemagangan ini menjadi salah satu upaya agar calon tenaga kerja memiliki pengalaman terlebih dahulu sebelum direkrut secara penuh oleh perusahaan. Setelah magang, harapannya mereka bisa langsung diangkat atau diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan,” jelas Tri.

Di sisi lain, Disnaker Kota Bekasi mencatat kondisi ketenagakerjaan masih positif. Jumlah perusahaan yang merekrut pekerja tetap lebih banyak dibanding perusahaan yang melakukan PHK.

Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi optimistis mampu menekan angka pengangguran terbuka. Berbagai program penempatan kerja akan terus diperluas.

Akhirnya, Job Fair 2026 menjadi bukti komitmen pemerintah membuka lapangan kerja. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.

(Adv/Diskominfostandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *