Wali Kota Bekasi mengikuti Pendataan Ekonomi BPS Kota Bekasi bersama Kepala BPS dan petugas survei.

Wali Kota Bekasi Dukung Pendataan Ekonomi BPS

Bekasi Jabodetabek Pemerintahan

Tri Adhianto mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pendataan BPS demi menghadirkan statistik berkualitas untuk pembangunan.

menit.online, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi dalam rangka pelaksanaan Pendataan Ekonomi di kediamannya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan data statistik yang akurat dan berkualitas.

Kepala BPS Kota Bekasi, Robert Rony S., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia hadir bersama jajaran petugas yang bertugas melakukan pendataan.

Melalui kegiatan ini, BPS mengumpulkan informasi ekonomi masyarakat. Selanjutnya, data tersebut akan menjadi dasar penyusunan statistik resmi.

Wali Kota Bekasi mendukung penuh pelaksanaan pendataan tersebut. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif ketika petugas BPS datang.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menghasilkan data berkualitas. Partisipasi warga akan menentukan ketepatan berbagai kebijakan pemerintah.

Selain itu, pemerintah memanfaatkan data tersebut untuk menyusun perencanaan pembangunan. Data juga membantu memetakan kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Pemerintah selanjutnya menggunakan hasil pendataan sebagai dasar menyusun program prioritas. Dengan demikian, setiap kebijakan lebih tepat sasaran.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk menerima dengan baik kehadiran petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi di lapangan. Data yang akurat akan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi.

Wali Kota juga meminta masyarakat tidak ragu menerima petugas BPS. Petugas bekerja sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa BPS menjaga seluruh informasi masyarakat. Karena itu, warga tidak perlu khawatir terhadap keamanan data pribadi.

Menurutnya, BPS hanya menggunakan data untuk kepentingan statistik. Lembaga tersebut tidak memanfaatkannya untuk perpajakan maupun penegakan hukum.

Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Undang-undang menjamin kerahasiaan seluruh data responden. Oleh sebab itu, masyarakat dapat memberikan informasi secara terbuka dan jujur.

Pemerintah berharap kejujuran responden menghasilkan statistik yang berkualitas. Statistik tersebut akan memperkuat arah pembangunan Kota Bekasi.

Selama pendataan berlangsung, petugas BPS mendapat pendampingan dari Ketua RT dan Ketua RW setempat. Pendampingan itu mempermudah identifikasi wilayah dan responden.

Selain mempercepat proses pendataan, aparatur wilayah membantu membangun kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan survei berjalan lebih lancar.

Kolaborasi antara BPS dan aparatur wilayah juga meningkatkan akurasi data. Pemerintah terus memperkuat sinergi tersebut di setiap tahapan pendataan.

Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam mendukung kegiatan BPS. Dukungan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan pendataan.

Selanjutnya, pemerintah akan memanfaatkan hasil survei sebagai dasar penyusunan kebijakan. Program pembangunan juga akan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Melalui data yang valid, pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan secara lebih tepat. Kebijakan pun akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga.

Pemerintah Kota Bekasi berharap masyarakat terus mendukung kegiatan statistik nasional. Semakin baik kualitas data, semakin tepat pula arah pembangunan daerah.

Dengan sinergi antara BPS, aparatur wilayah, dan masyarakat, Kota Bekasi optimistis menghadirkan statistik yang terpercaya. Selanjutnya, data tersebut akan mendukung pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.

(Adv/Diskominfostandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *