menit.online, KOTA BEKASI – Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, S.Sn., menghadiri Upacara Penutupan TMMD Reguler Ke-128. Agenda militer ini berlangsung sukses di Lapangan Bola Perum Eraska Jati Raden, Kamis (21/05/2026).
Sejatinya, Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., terjadwal memimpin rombongan dewan. Namun, beliau berhalangan hadir sehingga mendelegasikan tugas penting tersebut kepada jajaran Komisi II.
Oleh karena itu, Latu datang mewakili parlemen demi menjaga hubungan baik dengan institusi TNI. Ia didampingi oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin, S.E., M.M.
Selanjutnya, kehadiran unsur legislatif ini menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap program kemanunggalan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga lokal harus terus berjalan harmonis.
Pemerintah berharap hasil pembangunan fisik TMMD dapat mendorong pemerataan infrastruktur di wilayah Jati Sampurna. Kebersamaan ini juga meningkatkan kualitas sarana publik secara signifikan.
Kemudian, pembangunan desa ini tidak hanya fokus pada perbaikan fasilitas fisik jalan semata. Kegiatan ini memiliki misi mulia untuk memperkuat hubungan sosial antar komponen bangsa.
Menariknya, tokoh nasional H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., atau KDM, juga terlihat hadir di lokasi upacara. Kehadiran beliau semakin menambah kemeriahan acara penutupan program bakti TNI tersebut.
Oleh sebab itu, berkumpulnya para tokoh membuktikan adanya komitmen kuat untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak bahu-membahu menyukseskan program pembangunan daerah pinggiran.
Apresiasi Parlemen Terhadap Semangat Gotong Royong
Sementara itu, Latu menyampaikan bahwa lembaga legislatif sangat mengagumi hasil kerja keras para prajurit. Kegiatan sektoral ini berhasil membangkitkan kembali budaya gotong royong warga.
“TMMD merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Latu Har Hary.
Bukan hanya itu, Ia menegaskan bahwa parlemen siap mengawal penganggaran program serupa pada masa depan. Manfaat langsung dari kegiatan ini sangat terasa oleh masyarakat akar rumput.
“Kami dari DPRD Kota Bekasi tentu mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” tuturnya dengan ramah.
Lalu, Ia memuji kecepatan satgas TMMD dalam menyelesaikan target fisik tepat waktu. Kolaborasi apik ini menjadi teladan baik bagi pola pembangunan di Kota Bekasi.
“Terutama dalam mempercepat pembangunan dan memperkuat kebersamaan di lingkungan masyarakat,” kata perwakilan dewan tersebut menambahkan.
Alhasil, Ia meminta masyarakat Jati Raden merawat seluruh fasilitas baru ini dengan baik. Rasa memiliki yang tinggi akan menjaga usia pakai infrastruktur secara berkelanjutan.
Seketika, upacara penutupan tersebut berakhir dengan penandatanganan prasasti serah terima hasil proyek pembangunan. Seluruh ornamen fisik kini resmi menjadi aset milik pemerintah daerah.
Akhirnya, DPRD Kota Bekasi kembali menegaskan pentingnya sistem kerja kolaboratif yang inklusif. Negara harus selalu hadir memfasilitasi pembangunan yang berdampak langsung bagi kemakmuran rakyat.
(Adv/Setwan)
